
Tak ada kesenangan malam ini
Singkat kata singkat cerita, malam itu Persib Bandung main buruk, Persija pantas menang. Setelah itu saya dan 4 orang rekan lagi dari GP janjian untuk mengisi perut kosong ini di rumah Irfan di Antapani. Membahas kekalahan Maung dari macan, ikut nimbrung juga para keluarga Irfan –yang jika Persib maen, maka seisi rumahnya pindah ke siliwangi–, sesekali bercanda kecil, lalu kita menikmati hasil-hasil jepretan Irfan dari pinggir lapang, abis itu nasgor lada yang ditunggu-tunggu akhirnya datang.
Bella “resmi” pulang kampung
Setelah “resmi” mendapatkan Philimon Chipeta, lalu “resmi” melepasnya kembali karena tidak muncul sampai batas waktu yang diberikan manajemen, dua hari kemaren, Persib kembali “resmi” merekrut penyerang asal afrika lainnya yaitu Cyrille Florent Bella. Namun langkah terakhir yaitu verifikasi BLI ternyata tidak meloloskan Striker yang musim lalu bermain untuk klub divisi 4 liga Jerman Hammer SpVg itu. Maka hari ini Cyrille Bella secara “resmi” akan meninggalkan bandung untuk kemudian mencari peruntungan ke negara lainnya.
Sementara itu, kemarin, bertempat di sekretariat Persib, asisten manajer Umuh Muhtar akan kembali berburu satu jatah pemain asing terakhir untuk Persib.
Setelah kekalahan 2-3 dari Persija Jakarta minggu malam, hari ini sanksi yang di tunggu-tunggu oleh bobotoh akhirnya sampe juga ke wartawan. Kemarin di Jakarta, Ketua Komdis Hinca Panjaitan mengumumkan beberapa sanksi terhadap kejadian kerusuhan di stadion siliwangi.
Sanksi-sanksi itu berupa :
Tulisan ini hanyalah berisi kritikan kepada beberapa pihak berkaitan dengan kejadian minggu malam kemarin. Demi cintaku kepada Persib Bandung sebagai kebanggaanku, kota Bandung sebagai tempat tinggalku, dan Indonesia sebagai tanah airku. Jika anda adalah seorang yang anti kritik, saya sarankan untuk tidak membaca tulisan ini.
Untuk Bobotoh Anarkis
Saya yakin, anda tidak menyadari bahwa anda hanyalah sampah dari masyarakat. Tindakan anda di stadion dan jalan-jalan kemarin membuat banyak masyarakat Bandung marah, membuat bobotoh lainnya malu, membuat hati pemimpin kita sedih. Tidak ada satupun alasan untuk anda berbuat anarkis.
Jika anda tidak mau membuat keluarga anda merasa murka, saya sarankan anda pada setiap pertandingan Persib Bandung untuk membawa televisi anda ke dalam kamar anda, dan mengurung diri anda sendiri disana, jangan lupa pula membawa beberapa batu. Disaat Persib kalah ataupun anda merasa wasit terlalu memihak lawan, anda dapat segera melemparkan batu pada televisi anda, sepuasnya. Dan jika di kamar anda ada cermin, lempar pula cermin itu, anggap saja bayangan yang ada di cermin itu adalah petugas keamanan stadion.
Semoga Yang Diatas segera membukakan jalan tobat untuk anda, selagi kedua orangtua anda ada.