
Indonesia (A) 7 - 0 Kamboja
Geleng-geleng adalah ekspresi BP setelah mencetak gol terakhir Indonesia dalam partai Pertamina Independence Cup 2008, di menit 89. BP sebenarnya bermain baik dengan crossing-crossing matangnya yang membuat Budi bisa membuat dua gol dari posisi tidak terkawal. Namun setiap giliran BP yang tidak terkawal, maka bola tak jua sampai kakinya. malah, ketika penaltinya sempurna masuk gawang, ada seorang pemain Indonesia yang — dengan kebiasaan LI-nya — masuk ke kotak penalti sebelum ujung kaki BP menyentuh bola. Anehnya, wasit malah menganulir gol lalu memberikan free kick untuk Kamboja. Lho? Bukan seharusnya penalti itu yang diulang?
Di babak kedua BP frustasi berat, padahal lini tengah sudah menaikan kadar suplai bola ke si nomor 20 ini. Saking frustasinya, 3 peluang emas — yang dalam keadaan normal akan menambah pundi-pundi gol BP untuk mengejar rekor gol Kurus di timnas — tidak masuk ke gawang. Termasuk peluang one on one dengan kiper yang sebelumnya telah kemasukan 6 gol.
Saya ingin menulis disini bahwa gol pertama Budi Sudarsono akan saya tonton lagi malam nanti. Bagaikan melihat seorang robinho di piala dunia junior. Budi dengan refleknya menyentuh bola hasil pantulan bek kamboja untuk kemudian bola itu melewati kepala si kiper dan diakhiri dengan sundulan kepala.
Lini tengah Indonesia bermain perfect. M Ilham — yang lebih punya kemampuan bertahan daripada Atep — mengobrak-abrik dari sisi kiri, disisi lainnya, Arif Suyono mengancam posisi Eboy sebagai sayap garuda. Ponaryo tidak banyak bekerja keras karena tidak ada lawan di seberang. Tidak ada passing mistis ketengah dari firman, namun suplai bolanya kepada kedua sayap melahirkan banyak peluang.
Lini depan dengan tuntas menyelesaikan kerja lini tengah. Budi empat gol, BP satu gol. Selain frustrasi di setengah maen kedepan, crossing-crossing dari BP malam ini sangat matang. Pertahanan Kamboja buruk.
Lini belakang masih harus diperbaiki. Dan tidak ada tulisan tentang Markus kali ini. Kamboja kalah segalanya, jauh dibawah timnas.
Dalam tontonan kali ini, saya sangat senang akhirnya tidak ada suara serak komentator yang berteriak-teriak. Tidak ada kata-kata “FANTASTIS”, “GOL TERBAIK DUNIA”, “AMAZING”, bahkan kata “GOOOOOOOOOOOOOOOOOL!!!!!!!”, seperti puluhan tontonan sepakbola Indonesia sebelumnya. Namun kali ini banyak informasi berguna dan analisis yang tajam yang terdengar dari komentator MNC via RCTI, Bung Towel.
Photos : PSSI-online
Tambahan : Sampai hari ini, koleksi gol BP untuk timnas adalah 31. Pemegang rekor gol terbanyak untuk Indonesia adalah Kurniawan DJ dengan 33 gol.
Bung towel mah komentator sepakbola kelas Eropa atuh, bukan kelas tarkam.
Maka nya yang keluar itu info dan analisis, bukan kata-kata kampungan.
hevi.fauzans last blog post..Stasion Banjaran
“AMAZING!” kurang eropa?
Gak ada kata AMAZING dalam FM, jadi tidak Eropa, hehehe ![]()
hevi.fauzans last blog post..Kereta Api Rakyat